Di tengah deru kendaraan dan aroma oli yang khas, berdiri sebuah bengkel kecil namun penuh makna: Agus Service. Sejak 2020, bengkel ini menjadi tempat andalan warga Dusun IV Tani Makmur untuk merawat kendaraan mereka—bukan sekadar memperbaiki mesin, tetapi juga menjaga rasa aman dalam setiap perjalanan.
Agus, sang pemilik bengkel, bukan hanya montir. Ia adalah pendengar yang sabar, penasihat teknis, dan sahabat bagi para pelanggan setianya. “Menjaga kualitas itu kunci,” ujarnya sambil menyeka tangan dari noda pelumas. “Kalau pelanggan puas, mereka akan kembali. Tapi yang lebih penting, mereka percaya.” Kata Agus saat berbincang dengan JWD Mekar Makmur di bengkelnya Rabu 13 Agustus 2025 di Dusun IV Tani Makmur, Desa Mekar Makmur, Sei Lepan, Langkat.
Kepercayaan itu dibangun dari konsistensi. Di bengkel sederhana yang berdinding seng dan beratap asbes, Agus bekerja dengan teliti. Ia tak hanya mengganti oli atau memperbaiki rem, tapi juga menjelaskan kepada pelanggan tentang kondisi kendaraan mereka—dengan bahasa yang mudah dipahami, tanpa jargon teknis yang membingungkan.
Bagi warga dusun, Agus Service bukan sekadar tempat servis. Ia adalah simbol ketekunan dan komitmen lokal. Di tengah keterbatasan akses ke bengkel besar di kota, kehadiran Agus menjadi solusi nyata. “Saya nggak perlu jauh-jauh ke kota. Di sini sudah cukup, dan hasilnya memuaskan,” kata Pak Rudi, pelanggan tetap yang datang setiap dua bulan untuk servis rutin.
Agus tak pernah berhenti belajar. Ia mengikuti perkembangan teknologi otomotif, membaca manual, dan berdiskusi dengan sesama montir dari desa tetangga. Semua itu dilakukan demi satu tujuan: agar kendaraan warga tetap awet dan aman digunakan.
Di balik suara mesin dan percikan las, bengkel ini menyimpan cerita tentang dedikasi dan pelayanan. Agus Service bukan hanya bengkel. Ia adalah ruang kepercayaan, tempat di mana roda kehidupan masyarakat terus berputar dengan lebih tenang.(Nur Sufi Aulia | JWD Mekar Makmur)
Rini Marwati (Guru SD )
01 Oktober 2025 15:39:04
Saya amat sangat tidak setuju dengan adanya lima hari kerja sekolah untuk anak SD.Memangnya mereka mau...