Menyambut musim hujan yang mulai tiba, warga Dusun V, Damar Hitam, Desa Mekar Makmur, Kec Sei Lepan, Langkat, menunjukkan semangat kebersamaan dengan bergotong royong memperbaiki jalan-jalan desa yang rusak. Kegiatan ini diprakarsai oleh Kepala Dusun, Sumardianto, sebagai langkah antisipatif terhadap kerusakan jalan yang kerap terjadi setiap musim hujan.
Kerusakan jalan di wilayah ini bervariasi, mulai dari lubang-lubang kecil hingga kerusakan parah yang menghambat akses kendaraan roda empat. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, beberapa ruas bahkan menjadi tidak bisa dilalui sama sekali.
Dalam pertemuan perwiritan malam Jumat lalu, Sumardianto mengajak seluruh warga untuk turun tangan bersama. Ia menghimbau agar setiap selesai salat Jumat, masyarakat meluangkan waktu untuk memperbaiki jalan, menutup lubang, serta membersihkan dan membuat saluran air di sisi jalan agar air tidak menggenangi badan jalan.
“Kalau musim hujan datang, jalan ini susah dilalui. Jalan kaki pun sulit, apalagi naik kendaraan. Gotong royong seperti ini sangat penting,” ujar Sardi (50), salah satu warga yang ikut bergotong royong sore itu. “Tapi memang kadang kawan-kawan kita susah diajak turun tangan,” tambahnya, saat berbincang dengan JWD Mekar Makmur, sore 31 Oktober 2025 lalu.
Sumardianto mengakui bahwa masih ada sebagian warga yang belum memahami pentingnya gotong royong. Bahkan, ada yang mempertanyakan mengapa harus bergotong royong jika ada Dana Desa.
“Gotong royong bukan sekadar solusi teknis, tapi warisan nilai dari leluhur kita. Sayangnya, karena banyak pembangunan sekarang didanai pemerintah, masyarakat mulai merasa semua hal harus diselesaikan secara formal. Padahal, semangat gotong royong adalah jantung dari kehidupan desa,” tuturnya.
Tradisi gotong royong yang telah diwariskan turun-temurun kini menghadapi tantangan zaman. Namun, inisiatif warga Dusun V, Damar Hitam menjadi pengingat bahwa solidaritas dan kerja bersama tetap relevan dan dibutuhkan, terutama dalam menghadapi tantangan alam seperti musim hujan. Suparno | JWD Mekar Makmur.
Rini Marwati (Guru SD )
01 Oktober 2025 15:39:04
Saya amat sangat tidak setuju dengan adanya lima hari kerja sekolah untuk anak SD.Memangnya mereka mau...