Desa
Mekar Makmur

Login Admin
Statistik Pengunjung
Info Aplikasi
Selamat Datang Di Website Resmi Desa Mekar Makmur, Kec. Sei Lepan, Kab. Langkat

Info

Berita Desa

Hati yang Luka: Lidi, Lagu, dan Keteguhan Seorang Ibu

“Berulang kali aku mencoba untuk selalu mengalah, demi keutuhan kita berdua walau kadang sakit…”

Lagu lawas Betaria Sonata mengalun pelan dari handphone milik Paini (49), warga Dusun V Damar Hitam, Desa Mekar Makmur, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat. Sambil mengikuti lirik dengan suara lirih, ia sibuk menjemur lidi di teras rumahnya. Di tengah kesibukan rumah tangga, Paini memanfaatkan waktu luangnya untuk mencari lidi dari pelepah sawit yang baru diturunkan di kebun tak jauh dari rumah.

Sejak harga lidi mengalami kenaikan, semangat Paini untuk mengumpulkan dan mengolahnya semakin tinggi. Bersama tetangganya, ia rutin mencari daun sawit segar, lalu memisahkan lidinya dari pelepah. “Harga kemarin, Minggu ke 2 Agustus 2025, mencapai Rp4.500 per kilogram. Dalam seminggu bisa dapat 10 kg,” ujarnya sambil tersenyum. “Lumayanlah buat jajan anak.”

Dusun V Damar Hitam memang dikelilingi oleh perkebunan sawit yang luas, baik milik warga maupun pengusaha. Kondisi ini menjadikan kerajinan lidi sebagai salah satu sumber penghasilan alternatif yang cukup menjanjikan. “Kalau mau jual, tinggal telepon aja pengepulnya. Nggak ribet,” tambah Paini.

Namun, pekerjaan ini tak selalu mudah. Ketika ditanya soal kendala, Paini menjelaskan bahwa musim hujan menjadi tantangan utama. “Kalau hujan terus, susah menjemur lidi. Nggak ada matahari, jadi gampang berjamur. Bisa-bisa nggak laku.”

Paini berharap kehadiran Pemerintah Desa (Pemdes) dalam hal masalah yang dihadapi ini, “seperti fasilitas penjemuran yang dibuatkan Pemdes atau pembinaan kelompok perempuan dan mungkin koperasi pemasaran lidi.”

Sementara, menurut laman www.indonesiaeximbank.go.id, pengembangan kerajinan lidi sawit di desa dapat menjadi sumber pendapatan baru dan pemberdayaan masyarakat, terutama perempuan. Lidi sawit, yang sebelumnya dianggap limbah, dapat diolah menjadi berbagai produk kerajinan seperti piring, keranjang, vas bunga, dan suvenir.

Potensi pengembangan kerajinan lidi sawit, antara lain; limbah yang melimpah dari lidi sawit, dapat dimanfaatkan menjadi kerajinan yang mengurangi masalah limbah dan menciptakan nilai tambah, kerajinan lidi sawit dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat desa, terutama perempuan, yang sering kali memiliki waktu luang. Dari segi pemberdayaan; pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan kerajinan lidi sawit dapat meningkatkan keterampilan dan kemandirian masyarakat desa.

Kerajinan dari lidi sawit juga merupakan produk ramah lingkungan, karena menggunakan bahan baku alami dan dapat mengurangi penggunaan plastik. Kerajinan lidi sawit juga memiliki potensi pasar yang baik, baik di tingkat lokal maupun nasional, bahkan ekspor.

Sementara, Journal of Human And Education, dalam riset Inovasi Kewirausahaan Sosial Pemerintah Desa Melalui Pemanfaatan Limbah Lidi Kelapa Sawit Bagi PKK, Pemuda Pemudi di Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi, yang dimuat www.jahe.or.id, menyimpulkan; Pemerintah desa dapat memfasilitasi pengembangan kerajinan lidi sawit melalui beberapa cara, antara lain pelatihan keterampilan, penyediaan akses permodalan, bantuan pemasaran, dan pembentukan kelompok usaha bersama. Fasilitasi ini bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomi limbah sawit, memberdayakan masyarakat desa, serta mengembangkan potensi ekonomi lokal.

Berikut adalah beberapa saran konkret dari riset dimaksud yang dapat dilakukan pemerintah desa; pelatihan dan peningkatan keterampilan yang terdiri atas; pelatihan pembuatan produk, pelatihan desain dan inovasi, dan pelatihan manajemen usaha.

Sementara untuk manajemen, sarannya adalah; memberikan pelatihan dasar tentang manajemen usaha, pemasaran, dan keuangan agar pelaku usaha dapat mengelola usahanya dengan baik, ditambah; bantuan pemasaran, promosi produk, pendirian toko online, kerja sama dengan pihak ketiga, pembentukan kelompok usaha bersama, pendampingan kelompok.

Dalam skema saran ini, Pemerintah Desa juga diharapkan; menyediakan dana stimulan atau hibah dari dana desa untuk membantu modal awal usaha atau pengembangan usaha, akses permodalan, fasilitasi pinjaman, dan bantuan dana stimulan.

Membentuk kelompok usaha bersama yang beranggotakan para pengrajin lidi sawit untuk memfasilitasi kerja sama, berbagi informasi, dan memperkuat posisi tawar menawar, antara lain; pengembangan produk unggulan, pengadaan bahan baku, pemanfaatan teknologi, pendampingan digital, pelatihan penggunaan media sosial, monitoring, pengawasan dan evaluasi.

Setelah bermimpi dan mengkhayal jauh akan kondisi ideal desa dan warganya yang maju bersama, Paini tersentak pada kenyataan! Kembali lagi mengangkati lidi sawit yang dijemurnya, karena hari sudah mulai gelap, pertanda akan hujan. Di sela-sela pekerjaan, lagu kesayangannya terus mengalun, seolah menjadi teman setia yang menguatkan hati. “Namun semua tinggal cerita… hati yang luka…” gumamnya, mengikuti lirik dengan mata yang menerawang jauh.

Di balik lidi yang dijemur dan lagu yang dinyanyikan, tersimpan kisah keteguhan seorang ibu yang tak pernah berhenti berjuang. Ia mungkin tak banyak bicara, tapi setiap helai lidi yang dikumpulkannya adalah bukti cinta dan pengorbanan untuk keluarga. (Suparno | JWD Damar Hitam)

Beri Komentar

Komentar Facebook

layananmandiri

Hubungi Aparatur Desa Untuk mendapatkan PIN

Statistik Penduduk

Lokasi Kantor Desa

Alamat:Jl.Dusun IV Tani Makmur
Desa : Mekar Makmur
Kecamatan : Sei Lepan
Kabupaten : Langkat
Kodepos : 20857

Peta Wilayah Desa